Cari Sekarang

Kontak

Alamat :

Jl. Bambu Kuning II No.15, RT.007/RW.05, Kel. Pondok Ranggon, Kec. Cipayung, Kota Jakarta Timur, Provinsi DKI Jakarta 13860

Website :

https://www.man25jakarta.sch.id

Media Sosial :

Banner

Kalender

April 2026

Mg Sn Sl Rb Km Jm Sb
1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30

MAN 25 Jakarta Timur Menghadiri Launching Kurikulum Berbasis Cinta

Jakarta (Humas MAN 25 Jaktim) - (Humas MAN 25 Jaktim) - MAN 25 Jakarta Timur menghadiri undangan Launching Pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) berbasis MOOC PINTAR dari Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI. Perwakilan yang hadir mewakili  MAN 25 Jakarta Timur adalah ibu Siti Zulfah selaku waka akademik dan ibu Ratna Indarty selaku staf akademik. 


Kurikulum Berbasis Cinta ini dilaunching langsung oleh Menteri Agama RI Prof. Dr. KH Nasaruddin Umar, M.A pada Rabu (22/04/2026) pukul 13.00 wib di Auditorium H.M. Rasjidi Kementerian Agama RI. Kurikulum Berbasis Cinta adalah sebuah kurikulum yang dirancang dengan  menitikberatkan pada pengembangan karakter, pembelajaran berbasis pengalaman, serta perhatian mendalam terhadap aspek sosial dan emosional  dalam pendidikan. Kurikulum ini bertujuan untuk melahirkan insan yang humanis, nasionalis, naturalis, toleran, dan selalu mengedepankan cinta sebagai prinsip dasar dalam kehidupan.


Adapun MOOC Pintar Kemenag (Pusat Informasi Pelatihan dan Pembelajaran) adalah platform pelatihan daring resmi dari Kementerian Agama RI untuk ASN, PPPK, dan masyarakat. Platform ini menyediakan pembelajaran mandiri, gratis, dan bersertifikat, mencakup bidang pendidikan, keagamaan, serta pengembangan SDM secara fleksibel (dapat diakses di mana saja dan kapan saja). Tujuan dibuatnya platform ini salah satunya adalah untuk meningkatkan kompetensi, profesionalisme, dan kemampuan akademis tenaga pendidik (guru madrasah) serta ASN/non-ASN di lingkungan Kementerian Agama.


Kurikulum Berbasis Cinta atau yang disingkat KBC ini akan berpadu dengan Kurikulum Nasional dalam pembelajaran di madrasah dan pesantren. Hal ini akan memperkaya muatan kurikulum yang nantinya akan lebih komprehensif dalam membentuk karakter siswa siswi madrasah. Dengan dilaunchingnya KBC melalui platform MOOC maka para pendidik di seluruh Indonesia dapat mengikuti pelatihan secara fleksibel tanpa dibatasi ruang dan waktu. Besar harapan dengan adanya KBC ini makin memperkuat identitas warga madrasah yang Rahmatan Lil 'Alamin.